-
Jenis Variabel
Jenis variabel pada Java ada tiga buah, yaitu
1) Variabel
instan, yaitu variabel yang digunakan untuk menyatakan suatu atribut suatu
objek.
2) Variabel
kelas, yaitu variabel yang berlaku untuk semua objek berkelas sama.
3) Variabel
lokal, yaitu variabel yang dideklarasikan dalam sebuah metode atau dalam suatu
blok pernyataan.
Variabel instan akan dibahas pada
topic tersendiri. Adapun contoh variabel lokal dapat dilihat pada program Ucapan.java. pada pernyataan.
String pesan = “Selamat Belajar Java”;
Variabel pesan dideklarasikan dalam metode main. Dengan demikian variabel tersebut hanya dikenal
pada main dan terbatas pada bagian yang terletak sesudah pendeklarasian
tersebut.
-
Mengenal LITERAL
Literal atau konstanta menyatakan nilai yang tetap di
dalam program .
Contoh:
1. 2.3 (literal bilangan titik-mengambang
atau bilangan real)
2. 10 (literal bilangan bulat)
3. ‘K’ (literal uang menyatakan sebuah
karakter)
Java memiliki 5 jenis literal:
1. literal
bilangan bulat,
2. literal
bilangan titik-mengambang,
3. literal
Boolean,
4. literal
karakter,
5. literal
string.
Daftar karakter Escape

Kalau literal sering sekali
digunakan dalam program, lieral bias diberi nama.pemberian nama literal mirip
dengan pendeklarasian variabel.perbedaannya terletak pada tambahan kata final
sebelum nama tipe.
Final double PHI = 3.14;
Berikut
adalah contoh pemodifikasian terhadap LuasLingkaran.java. dalam hal ini, nilai
3.14 dinyatakan dengan nama konstanta PHI.
//Berkas: Konstanta.java
class Konstanta {
public
static void main (String[] args) {
final
double PHI = 3.14;
double
jariJari, luas;
System.out.println(“Menghitung
Luas Lingkaran”);
jari-jari
= 20;
luas
= PHI * jariJari * jariJari;
System.out.println(“Luas
= “ + Luas);
}
}
-
Menampilkan Informasi ke Layar
Menampilkan informasi kelayar ditangani dengan System.out.println(). Secara prinsip
semua jenis data yang telah dibahas dijadikan sebagai argument metode println().
Selain
metode println(), anda juga bias mengunakan metode print(). Berbeda dengan
println(), print() tidak menambahkan karakter newline (pindah baris) setelah menampilkan suatu nilai. Contoh
berikut menunjukkan perbedaan println() dan print().
-
Mengenala Operator
Pada operasi seperti 2 + 3, tanda + dinamakan
operator. Operator berupa symbol yang digunakan untuk menyusun suatu ekspresi.
Ekspresi sendiri adalah suatu bentuk yang digunkan untuk menghasilkan suatu
nilai. Dengan demikian, 2 + 3 adalah suatu ekspresi. Dalam hal ini, +
berkedudukan sebagai operator. Adapun 2 dan 3 dinamakan operand.

Ditinjau dari jumlah operand yang dilibatkan dalam
sebuah operator terdapat tiga macam operator:
1. Operator
unary adalah operator yang hanya melibatkan sebuah operator. Contoh: -pada-1.
2. Operator
binary adalah operator yang hanya melibatkan sebuah operator. Contoh: +1+2.
3. Operator
tertiaty adalah operator yang hanya melibatkan sebuah operator. Contoh: ?: pada
a>1 ? 3:2.
Berdasarkan kelompok kegunaan,
operator dapat dibagi menjadi operator aritmatika, operator pembanding,
operator logika, dan lain-lain.
-
Operator Aritmatika
Operator aritmatika digunakan untuk melakukan
perhitungan arimatika.
Daftar operator aritmatika.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar